Anda Di sini >
Rabu, 23 Mei 2018
Masih Polemik, Jangan Pojokkan Kopassus
Ditulis oleh Sapuji   
Rabu, 17 April 2013 14:16

Tim investigasi TNI AD telah menetapkan 11 anggota Kopassus Kandang Menjangan sebagai tersangka  penyerangan penyerangan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Sleman, Jogjakarta yang menewaskan empat tahanan, namun polemik masih terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Polemik muncul agar 11 angota Kopassus diadili di peradilan umum. Di sisi lain,  yang bersangkutan adalah anggota TNI aktif.

”Seharusnya masyarakat tidak perlu berkepanjangan mempersoalkan itu. Sebab kasus LP Cebongan yang menewaskan 4 tahanan itu, sangat sensitif yang mengundang konflik dan rawan menimbulkan kekacauan. Jadi serahkan saja ke Pengadilan Militer dan itu memang yang seharusnya dilakukan dalam penanganan proses hukum kasus itu,” kata anggota Komisi III bidang hukum DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul.

Dikatakannya, jika masyarakat yang menginginkan dilakukan di peradilan umum, kata dia, maka harus diubah terlebih dahulu undang-undangnya. Menurut dia, masyarakat seharusnya melihat kepentingan negara yang lebih besar, yakni  mendinginkan suasana yang sedang memanas demi terciptanya ketertiban dan keamanan masyarakat serta kedamaian.

”Semua pihak kiranya patut menyadari bahwa polemik berkenpanjangan akan menimbulkan distorsi pemikiran yang pada akhirnya membingunkan masyarakat luas. Hal tersebut tentu sangat berbahaya. Mengapa kita harus memojokkan Polri? Mengapa kita harus memojokkan TNI? Ada apa sebenarnya di balik ini semua? Terlepas dari itu semua, kita berharap hubungan TNI dengan Polri tetap harmonis, jangan terpengaruh oleh opini,” ujarnya.

Mantan artis sinetron ini juga meminta masyarakat untuk menyadari bahwa kontroversi peradilan mana yang berwenang mengadili 11 orang anggota Kopassus, peradilan umum atau peradilan militer, jelas berpotensi menimbulkan konflik TNI dan Polri. Bila dibawa ke peradilan umum, maka sebagai penyidik perkaranya Polri, penuntutnya Jaksa dari Kejaksaan dan hakimnya dari pengadilan negeri.

”Pihak TNI secara tegas telah menyatakan ke 11 orang anggota Kopassus itu diadili di Peradilan Militer. Apa harus kita paksakan Polri menarik perkara tersebut dan membawa perkaranya ke peradilan umum. Apakah itu tidak akan menimbulkan konflik Polri dengan TNI?” pungkasnya.

Sementara itu, anggota Komisi I bidang pertahanan dan militer DPR RI Susaningtyas Nefo Kertopati mengatakan agar semua pihak seharusnya mendukung reformasi di tubuh TNI dan Polri. "Jadi bukannya terus menjelek-jelekan kedua institusi negara itu. Karena bagaimanapun institusi TNI dan Polri termasuk pilar-pilarnya bangsa dan negara ini sehingga negara ini bisa tetap berdiri tegak,” kata Susaningtyas.

 

Olahraga

Nike Egy Setara Ronaldo dan Neymar

Nike Egy Setara Ronaldo dan Neymar

Egy Maulana Vikri dan Febri Hariyadi mendapatkan senjata baru dari Nike. Senjata itu berupa rilisan sepatu terbaru Nike, Mercurial Superfly 360. Kedua...

More:

Swara Seleb

Ki Kusumo Laporkan Wartawan ke Polda Metro Jaya

Ki Kusumo Laporkan Wartawan ke Polda Metro Jaya

Tidak terima namanya dikait-kaitan dengan perbuatan kriminal, paranormal yang juga produser film Ki Kusomo menadatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Ter...

More:

Swara Warga

Pengaduan Register NPWP-pun Bersambut

  Pengaduan Register NPWP-pun Bersambut

Sepekan lalu saya mendapat paket dari Pos yang isinya ternyata sebuah kartu berisikan Nama dan NPWP saya yang aktif. Saya menantikan paket ini karen...


 Darurat
  112  
 Ambulan
 118
 
 Polisi
 110 
 Pemadam Kebakaran
 113
 
 SAR / Search and Rescue
 115
 
 Posko Kewaspadaan Nasional
 122
 
 Informasi PLN 123
 

No Telepon Lengkap...

       WWW.SWARAJAKARTA.COM  -  Semua Tentang Jakarta   |  Portal yang mengulas berbagai informasi seputar Jakarta
      
Alamat Redaksi :  Puri Gading H14 No. 15, Jatimelati, Bekasi, Jakarta Timur.   Kontak Iklan :  02198504185

       Related Sites :   Warung Olahraga  |   Facebook Page  |  Twitter  |    Copyright 2010 @ swarajakarta.com. All Rights Reserved