Anda Di sini >
Selasa, 12 Desember 2017
Sosok
Kado untuk Ayah
Ditulis oleh Choki   
Kamis, 19 Januari 2017 08:58

Menggantikan Irjen Moechgiyarto, Irjen Mochamad Iriawan kini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. Keamanan Jakarta, juga ketertibannya, kini sepenuhnya berada di tangan kelahiran Jakarta 31 Maret 1962.

Selengkapnya...
 
Janji Metro 1 yang Baru
Ditulis oleh Sapuji   
Kamis, 01 November 2012 08:14
Kapolda Metro Jaya yang baru, Inspektur Jenderal Pol Drs Putut Eko Bayuseno berjanji akan mengedepankan fungsi Babinkamtibmas.

Putut dilahirkan di Tulungagung, Jawa Timur, pada 28 Mei 1961 (umur 51 tahun). Jenderal bintang dua ini tergolong jenderal dengan karir yang cemerlang. Karir kepempimpinan bapak tiga anak ini diawali jabatan Kapolres Situbondo (2000-2001),  kemudian Kapolres Jember (2001-2003). Setelah berkarir di Jember, Putut kemudian ditarik ke Mapolda Jawa Timur sebagai Koorspripim Kapolda Jawa Timur (2003-2004).

Jabatan barunya sebagai Kapolda Metro Jaya, Putut bertekad mengoptimalkan fungsi intelijen dan Babinkamtibmas kejahatan dan gejolak sosial di masyarakat dapat terdeteksi sedini mungkin dan dapat ditangani secepatnya.

"Saya akan mengoptimalkan  peran Babinkamtibmas," kata Putut kepada wartawan usai dilantik oleh Kapolri Jenderal Timur Pradopo di Rubatama, Mabes Polri, Rabu (31/10).

Nantinya, kata Putut,  setiap angota Babinkamtibmas diwajibkan untuk menyambangi dua rumah penduduk setiap harinya. Mantan Kapolda Jawa Barat ini berharap, anggota Babinkamtibmas bisa mengetahui persoalan setiap warga diwilayah tugasnya.

"Anggota Babinkamtibmas harus mendatangi dua rumah dan memfotonya untuk mendeteksi dini dan mengedepankan langkah persuatif  serta menegakan hukum," jelas Putut.

Putut berharap, anggota Babinkamtibmas bisa menyelesaikan persoalan di wilayahnya dengan  kekeluargaan, sebelum dilanjutkan ke pengadilan. "Kalau persoalan bisa ditangani dengan kekeluargaan buat apa sampai ke peradilan. Contohnya, pencurian ayam harganya Rp 50 ribu kalau bisa disesaikankan lebih baik. Kalau sampai ke peradilankan biayanya mahal," pungkas mantan Wakapolda Metro Jaya ini.

Irjen Pol Dr Untung Suharsono Rajab meminta kepada Putut Eko Bayuseno harus harus banyak berdoa karena kemampuan yang dimiliki oleh Polri terbatas.

"Yang menentukan aman tidaknya itu hanya Tuhan saja. Manusia hanya bisa berusaha. Kita Polisi hanya bisa menjaga, patroli tapi tetap semuanya kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Maka saya berpesan agar selalu berdoa kepada Tuhan," kata Untung yang didampingi Irjen Pol Drs Putut Eko Bayuseno kepada wartawan usai memimpin upacara pergantian Kapolda Metro Jaya di lapangan Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya, Rabu (31/10).

Untung berharap kepada Putut untuk meningkatkan pembinaan personel dan mengedepankan fungsi Babinkamtibmas.

"Biar seluruh masyarakat bisa berpartisipasi pada keamanan di Jakarta," pungkas mantan Kapolda Jawa Timur.

 
Selamat Jalan, Pak Rinto
Ditulis oleh Sapuji   
Sabtu, 13 Oktober 2012 09:43

Bagi para wartawan junior yang meliput di Polda Metro Jaya saat ini, sosok Pak Rinto bukanlah siapa-siapa.

Namun, bagi wartawan senior, Rinto merupakan sosok yang sangat istimewa. Bapak tiga orang putra dan seorang putri ini dikenal di kalangan wartawan senior, karena dia sudah bertugas sebagai PNS di Polda Metro Jaya sejak tahun 1990-an. Sejak lima tahun belakangan, pria murah senyum tersebut dimutasi ke Polres Jakarta Barat. Akan tetapi, dalam waktu-waktu tertentu Rinto masih menyempatkan diri mampir ke polda. Maklum, bagi Rinto, polda atau tepatnya Balai Wartawan layaknya rumah sendiri.

Agus MR, mantan Koordinator Wartawan Unit Polri dari 1997 sampai 1999 mengatakan bahwa Rinto tak hanya pribadi yang jujur, tapi juga bisa dipercaya. Menurut Agus MR, kedekatan Rinto dengan wartawan sudah seperti keluarga. "Dia juga sering membantu wartawan," kata Agus kepada Swatajakarta kemarin.

Agus MR dan puluhan wartawan merasa kehilangan yang sangat mendalam begitu mendapat kabar bahwa Rinto meninggal dunia, Kamis (11/10). Tak berapa lama mendapat kabar duka, puluhan wartawan kontan menyambangi rumah duka  di Kompleks Polri Petamburan, Slipi, Jakarta Barat. Berumur 53 tahun, Rinto pergi untuk selama-lamanya lantaran gagal ginjal.

Di balik kejujuran dan kesederhaannya, Rinto punya semangat hidup dan itu dia teruskan kepada putra putrinya. Kendati kerap mengeluh sakit, Rinto tetap bekerja seperti biasa. Penyakitnya yang terus menggerogoti membuat Rinto kerap masuk rumah sakit.

Sebelum menjadi PNS golongan 3b, Rinto pernah mendorong gerobak sampah di Polda Metro Jaya. Pelan namun pasti, kehidupan mulai berubah. Sifat kejujuran dan tak banyak menuntut membuat Rinto 'naik pangkat'. Dia pun menjadi tenaga honorer. Selanjutnya, kegigihan pun kesabaran membuat Rinto menjadi PNS. Sebelum dimutasi ke Polres Jakarta Barat pada tahun 2010, Rinto bergaul akrab dengan wartawan. Wartawan dan pejabat polda kerap berganti, namun Rinto tetap bertahan. Bahkan, sesekali dia 'mudik' ke Polda Metro Jaya hanya sekadar menjaga silaturahmi dengan para wartawan.

Sebagai bapak, Rinto sukses mendidik anak-anaknya. Dua putranya kini menjadi polisi, yakni Briptu Widianto (28) dan Briptu Widiyatno (26). Yang putri, Widia Saputri (17), kini masih duduk di bangku sekolah.

Selamat jalan Pak Rinto. Terima kasih untuk semuanya.

 
Total Demi Polri
Ditulis oleh Sapuji   
Selasa, 17 Juli 2012 19:17

Total dan loyal. Di lingkungan Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya), tak ada yang tak mengenalnya.

Dua puluh tahun dia menjadi jurnalis di situ, berkutat dengan segala aneka peliputan, suka pun duka. Kapolda boleh berganti, para jurnalis datang silih berganti, namun jebolan IISIP Jakarta bergeming. Dia sangat mencintai pekerjaannya, mengabdi total kepada salah satu harian ternama di Indonesia.

Edi tak bisa lepas dari kepolisian. Sejak menanggalkan kewartawanannya beberapa pekan silam, mantan koordinator wartawan Polda Metro Jaya tersebut mengabdikan diri secara konkret, yakni menjadi anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Kepada Swarajakarta, Edi tak menyangka kalau dirinya mendapat kepercayaan sebagai anggota Kompolnas. "Ini semua berkat Tuhan yang harus saya syukuri," katanya kemarin, Senin (16/7).

Kecintaan Edi terhadap Kepolisian RI bakal lebih fokus lagi, karena kini dia punya perang langsung guna membangun korps baju cokelat. Tak perlu disangsikan, mengingat pengalamannya yang panjang. "Saya ingin lebih total berkiprah. Saya sudah 20 tahun jadi wartawan Polri. Dengan pengalaman itu, saya bisa memberikan kontribusi bagi Polri," katanya usai lepas sambut Koordinator Forum Wartawan Polri (FWP) di Hotel mercure, Ancol, Jakarta Utara.

Bagi Edi, pekerjaan barunya butuh keseriusan dan komitmen. Dengan kata lain, menjadi anggota Kompolnas tidaklah mudah apalagi sekadar gagah-gagahan. "Polri adalah harapan semua rakyat Indonesia," ujar ayah dua anak.

 
MulaiSebelumnya123SelanjutnyaAkhir

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Olahraga

Nitro FC Peduli Bakat Muda Indonesia

Nitro FC Peduli Bakat Muda Indonesia

Turnamen bertajuk Nitro FC Cup akan digelar. Ajang ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memunculkan pemain berbakat yang bisa dipakai oleh klub.

Hal...

More:

Swara Seleb

Ki Kusumo Laporkan Wartawan ke Polda Metro Jaya

Ki Kusumo Laporkan Wartawan ke Polda Metro Jaya

Tidak terima namanya dikait-kaitan dengan perbuatan kriminal, paranormal yang juga produser film Ki Kusomo menadatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Ter...

More:

Swara Warga

Pengaduan Register NPWP-pun Bersambut

  Pengaduan Register NPWP-pun Bersambut

Sepekan lalu saya mendapat paket dari Pos yang isinya ternyata sebuah kartu berisikan Nama dan NPWP saya yang aktif. Saya menantikan paket ini karen...


 Darurat
  112  
 Ambulan
 118
 
 Polisi
 110 
 Pemadam Kebakaran
 113
 
 SAR / Search and Rescue
 115
 
 Posko Kewaspadaan Nasional
 122
 
 Informasi PLN 123
 

No Telepon Lengkap...

       WWW.SWARAJAKARTA.COM  -  Semua Tentang Jakarta   |  Portal yang mengulas berbagai informasi seputar Jakarta
      
Alamat Redaksi :  Puri Gading H14 No. 15, Jatimelati, Bekasi, Jakarta Timur.   Kontak Iklan :  02198504185

       Related Sites :   Warung Olahraga  |   Facebook Page  |  Twitter  |    Copyright 2010 @ swarajakarta.com. All Rights Reserved